Popular Posts--------------------------------------

Cloud Computing

On Minggu, 03 September 2017
Cloud Computing



Cloud Computing adalah teknologi penyimpanan dan pengolahan data secara online. Penerapan komputasi awan saat ini sudah dilakukan oleh sejumlah perusahaan IT terkemuka di dunia. Sebut saja di antaranya adalah Google (google drive).
Cara kerja Cloud Computing mekanisme akses ke cloud computing “mungkin” dapat dijalankan secara beraneka ragam dari akses standar LAN maupun intranet dengan sedikit aplikasi agen atau klien, sampai kepada akses extranet dan internet melalui browser yang terhubung ke sebuah portal aplikasi dari penyedia layanan cloud computing.
Yang menarik dari Cloud Computing yaitu:
1.      Tidak ada batasan dengan kapasitas processor, kapasitas harddisk dan kapasitas memori.
2.      Jika ada kekurangan resource (sumber daya), baik itu processor, harddisk maupun memory, kita dapat dengan mudah sekali menambahkan server tambahan dan langsung dapat berintegrasi ke jaringan cloud. Butuh waktu sekitar 20 menit-an untuk menyiapkan server kosong / baru untuk dapat berintegrasi ke jaringan cloud.
3.      Menambahkan sebuah “hosting” hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.
4.      Secara fisik berupa kumpulan hardware / server yang tersambung dalam sebuah jaringan (LAN / WAN).
Server konvensional akan di batasi oleh jumlah core processor, harddisk dan memory. Dengan keterbatasan fisik yang ada maka kita tidak mungkin membebani sebuah server konvensional dengan beban maksimal. Jika resource / sumber daya habis, maka biasanya kita harus menginstall ulang seluruh aplikasi dan data di server yang kapasitasnya lebih besar dan membutuhkan waktu 1-2 hari untuk menyiapkan sebuah server baru, itupun kalau tidak ada masalah.
Jenis layanan yang disediakan cloud computing yaitu :
1.      Infrastructure-as-a-Service (IaaS) adalah penyediaan infratruktur IT seperti fasilitas data center, storage, server, grid untuk virtualized server, dan seluruh komponen networking yang ada didalam sistem cloud yang dikelola pihak ketiga.
2.      Platform-as-a-Service  (PaaS) adalah development platform berbasis web, dimana Anda bisa menggunakannya untuk membuat sebuah aplikasi web. PaaS akan membuka kesempatan bagi para developer dari berbagai tingkat pengetahuan, untuk mengembangkan aplikasi secara cepat dan murah.
3.      Software-as-a-Service (SaaS) adalah aplikasi web-based interface, yang dideploy di sisi pihak ketiga, sehingga dapat diakses melalui jaringan oleh setiap pelanggan.



Related Post

 

0 komentar:

Posting Komentar