Cloud Computing
Cloud
Computing adalah teknologi penyimpanan dan pengolahan data secara online.
Penerapan komputasi awan saat ini sudah dilakukan oleh sejumlah perusahaan IT
terkemuka di dunia. Sebut saja di antaranya adalah Google (google drive).
Cara
kerja Cloud Computing mekanisme
akses ke cloud computing “mungkin” dapat dijalankan secara beraneka ragam dari
akses standar LAN maupun intranet dengan sedikit aplikasi agen atau klien,
sampai kepada akses extranet dan internet melalui browser yang terhubung ke
sebuah portal aplikasi dari penyedia layanan cloud computing.
Yang menarik dari Cloud Computing yaitu:
1.
Tidak
ada batasan dengan kapasitas processor, kapasitas harddisk dan kapasitas
memori.
2.
Jika
ada kekurangan resource (sumber daya), baik itu processor, harddisk maupun
memory, kita dapat dengan mudah sekali menambahkan server tambahan dan langsung
dapat berintegrasi ke jaringan cloud. Butuh waktu sekitar 20 menit-an untuk
menyiapkan server kosong / baru untuk dapat berintegrasi ke jaringan cloud.
3. Menambahkan sebuah “hosting” hanya
membutuhkan waktu beberapa menit saja.
4. Secara fisik berupa kumpulan
hardware / server yang tersambung dalam sebuah jaringan (LAN / WAN).
Server konvensional akan di batasi oleh jumlah core
processor, harddisk dan memory. Dengan keterbatasan fisik yang ada maka kita
tidak mungkin membebani sebuah server konvensional dengan beban maksimal. Jika
resource / sumber daya habis, maka biasanya kita harus menginstall ulang
seluruh aplikasi dan data di server yang kapasitasnya lebih besar dan
membutuhkan waktu 1-2 hari untuk menyiapkan sebuah server baru, itupun kalau
tidak ada masalah.
Jenis layanan yang disediakan cloud computing yaitu :
1.
Infrastructure-as-a-Service (IaaS) adalah penyediaan
infratruktur IT seperti fasilitas data center,
storage, server, grid untuk virtualized server, dan
seluruh komponen networking yang ada
didalam sistem cloud yang dikelola
pihak ketiga.
2.
Platform-as-a-Service (PaaS) adalah development
platform berbasis web, dimana Anda bisa menggunakannya untuk membuat sebuah
aplikasi web. PaaS akan membuka kesempatan bagi para developer dari berbagai tingkat pengetahuan, untuk mengembangkan
aplikasi secara cepat dan murah.
3.
Software-as-a-Service
(SaaS) adalah aplikasi web-based interface, yang dideploy di sisi pihak ketiga, sehingga
dapat diakses melalui jaringan oleh setiap pelanggan.

0 komentar:
Posting Komentar